Bolehkah Susu Almond Diminum Bayi?

Beberapa tahun belakangan ini, di media sosial marak membicarakan khasiat dari susu almond. Dipopulerkan oleh para blogger yang menjalani gaya hidup sehat, susu almond diklaim kaya manfaat dan bisa menjadi pengganti susu sapi. Namun, bolehkah susu almond diminum bayi? Bagaimana dengan kecukupan nutrisinya? Berikut ini serba-serbi dan keamanan susu almond untuk bayi, dilansir dari What to Expect:

Mengenal Susu Almond

Susu almond, seperti yang tercermin dari namanya, dibuat dari kacang almond yang diambil sarinya. Untuk mendapatkan sarinya, kacang almond direndam dalam air, kemudian digiling sehingga menghasilkan cairan putih susu yang kemudian disaring untuk memisahkan dengan ampasnya.

Kacang almond sendiri kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal. Kandungan nutrisi susu almond dapat berbeda-beda, tergantung merk atau jenisnya. Misalnya, jika diberi pemanis atau tawar, diberi perasa atau tidak, dan sebagainya.

Tetapi, secara umum, 4 ons susu almond mengandung sekitar 20 kalori, setengah gram protein, dan 1,5 gram lemak. Selain itu, kandungan kalsium di dalamnya adalah sekitar 50 mg, 95 mg kalium, dan 50 IU vitamin D.

Apakah Susu Almond Cocok untuk Bayi?

Susu almond termasuk susu nabati. Padahal susu nabati dan produk non-susu lainnya tidak mengandung nutrisi selengkap susu sapi yang bisa diberikan kepada bayi usia satu tahun ke atas.

Kandungan vitamin dan mineral dalam susu nabati tidak hanya bervariasi berdasarkan merek. Tetapi, para ahli percaya bahwa tubuh kita mungkin tidak menyerap nutrisi dari tumbuhan sebaik yang didapatkan dari produk susu sapi.

Jadi, bolehkah susu almond diminum bayi?

Tidak, bayi tidak seharusnya minum susu almond secara rutin. Bayi berusia di bawah 12 bulan harus tetap mengonsumsi ASI atau susu formula. ASI atau susu formula memiliki kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan bayi.

Susu Almond vs Susu Sapi untuk Bayi

Secara umum, susu sapi mengandung lebih banyak nutrisi daripada almond dan susu nabati lainnya. Misalnya, 4 ons susu sapi murni mengandung sekitar 74 kalori dan hampir 4 gram protein. Sementara 4 ons susu almond hanya mengandung 20 kalori dan 0,5 gram protein.

Demikian pula, susu sapi murni mengandung 138 mg kalsium dan 161 mg kalium. Sedangkan susu almond mengandung sekitar 50 mg kalsium dan 95 mg kalium.

Jika bayi saya alergi terhadap susu Sapi, bolehkah susu almond diminum bayi saya sebagai pengganti susu sapi?

Susu almond tidak bisa menjadi pengganti susu formula atau pun susu sapi, terutama untuk anak yang berusia di bawah lima tahun.

Pengecualian jika anak Anda berusia minimal satu tahun dan mengalami intoleransi laktosa atau alergi susu, atau jika keluarga Anda tidak mengonsumsi produk hewani. Anda bisa memberinya produk susu kedelai yang difortifikasi dan tidak diberi pemanis.

Sejauh ini, susu kedelai adalah jenis susu berbahan dasar sari tumbuhan yang diperbolehkan untuk anak berusia di bawah lima tahun. Tetapi, hal ini harus dikonsultasikan ke dokter anak terlebih dahulu.

Meski susu almond menjadi minuman sehat bagi orang dewasa dan belakangan ini sangat ngetrend, namun susu almond untuk bayi tidak cukup bergizi untuk pertumbuhannya. Semoga informasi ini menambah wawasan Anda dalam memenuhi kebutuhan gizi si Kecil ya.

Baca juga: https://hypnobirthingsurabaya.com/2020/10/27/dampak-empeng-untuk-bayi/

Yuk follow instagram kami untuk mendapatkan informasi seputar akupuntur, promil, bumil, dan busui:

https://www.instagram.com/hypnobirthing_surabaya/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
hi,
ada yang bisa dibantu ?