Penyebab Hiperemesis Gravidarum

Penyebab hiperemesis gravidarum tidak diketahui. Beberapa ahli percaya hal ini terkait dengan perubahan hormon tubuh yang terjadi selama kehamilan.

Adanya peningkatan level hCG terutama pada 8 minggu usia kehamilan adalah faktor meningkatkan risiko mual muntah parah saat hamil (hiperemesis gravidarum)

Kadar hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dalam darah yang meningkat pesat ini dilepaskan oleh plasenta.

Selain itu, peningkatan estrogen dan progesteron (terutama saat trimester pertama kehamilan) dapat menyebabkan penurunan kerja otot lambung dan membuat Anda gampang memuntahkan isi perut.

Beberapa penyebab hiperemesis gravidarum lainnya yang diduga dapat menyebabkan kondisi mual dan muntah parah saat hamil, yaitu:

  • Stres saat hamil
  • Infeksi Helicobacter pylori (H. pylori)
  • Korpus luteum (massa dari folikel yang matang) terletak di ovarium kanan karena konsentrasi hormon steroidnya lebih tinggi.
  • Genetika. Jika ibu Anda dulu mengalami hiperegemesis gravidarum, Anda juga berisiko mengalami hal yang sama
  • Hamil setelah berusia 30 tahun
  • hamil anggur
  • Mengalami hipertiroidisme atau hipotiroidisme
  • Mengalami kondisi seperti tekanan darah tinggi, migrain aktif, dan diabetes gestasional
  • Ibu hamil yang kegemukan

Selain berbagai faktor di atas, hamil kembar dua atau lebih menjadi salah satu penyebab umum.

Jika Anda mengandung banyak janin, plasenta tumbuh lebih besar. Hal ini membuat tubuh mengalami peningkatan kadar hormon estrogen, progesteron, dan hCG yang menyebabkan muntah atau mual berlebihan di pagi hari.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya terkena hiperemesis gravidarum?

Ada beberapa kondisi yang meningkatkan risiko mengalami muntah hebat saat hamil, yaitu:

  • Hamil di usia yang sangat muda
  • Kelebihan berat badan (obesitas)
  • Kehamilan pertama
  • Memiliki riwayat hiperemesis gravidarum pada kehamilan sebelumnya
  • Faktor biologis, psikologis, dan sosial

Faktor-faktor risiko di atas hanya untuk referensi. Anda harus berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk lebih jelasnya.

Apa saja bahaya dari hiperemesis gravidarum?

Kondisi muntah dan mual parah ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada ibu, seperti ketidakseimbangan elektrolit, dehidrasi, defisiensi vitamin B6 dan B12 yang dapat menimbulkan gangguan saraf tepi (saraf kejepit).

Berita baiknya, hiperemesis gravidarum sekalipun kemungkinan besar tidak akan membahayakan bayi Anda jika cepat ditangani.

Namun jika sampai menyebabkan Anda dehidrasi dan atau kehilangan berat badan, ada peningkatan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah) bahkan kematian bayi dalam kandungan.

Tumbuh kembang bayi terhambat adalah salah satu akibat dari hipermesis gravidarum yang tidak ditangani dengan tepat.

Itulah mengapa kondisi ini sangat memerlukan pengawasan dokter karena bisa menyebabkan dehidrasi pada ibu hamil yang menghambat tumbuh kembang janin.

Baca juga: https://hypnobirthingsurabaya.com/2020/12/03/hiperemesis-gravidarum-pada-bumil/

Yuk follow instagram kami untuk mendapatkan informasi seputar akupuntur, promil, bumil, dan busui:

https://www.instagram.com/hypnobirthing_surabaya/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
hi,
ada yang bisa dibantu ?