Cara Menyusui Bayi Prematur

Bayi prematur lebih baik diberikan ASI daripada susu formula. Oleh karena itu, sebisa mungkin usahakan supaya bayi Anda menerima ASI sebagai makanan pertamanya, walaupun mungkin banyak tantangan yang harus dihadapi. Lantas bagaimana cara menyusui bayi prematur? Simak penjelasan berikut ini.

Cara menyusui bayi prematur

Sebagian bayi prematur mungkin tidak bisa langsung minum ASI di payudara ibu.

Maka dari itu, mereka masih membutuhkan bantuan melalui botol susu atau alat lainnya. Ini tergantung dari usia bayi saat dilahirkan dan kesehatan bayi.

Pada beberapa kondisi, termasuk untuk bayi yang lahir kurang bulan, ia belum siap menyusu secara langung di payudara ibu.

Ini akan memakan waktu lama, bertahap, dan secara perlahan sehingga memerlukan cara menyusui yang tepat untuk bayi prematur.

Saat pertama kali bayi menyusui di payudara, ada kemungkinan ia belum mampu mengisap payudara ibu dengan benar dan ibu akan merasa kesakitan.

Namun, ibu harus sabar dan tetap ajarkan bayi sampai bisa menyusu secara langsung di payudara.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyusui bayi prematur:

1. Memompa ASI lebih awal dan rutin

ASI hendaknya menjadi makanan utama untuk bayi prematur.

Perkembangan sistem pencernaan bayi prematur belum sempurna. Itu sebabnya, ia membutuhkan makanan yang lebih mudah dicerna.

Mengingat bayi kurang bulan sangat membutuhkan asupan ASI yang cukup, penting bagi Anda untuk mengupayakan ASI yang tak hanya berlimpah tetapi juga berkualitas.

Untuk melancarkan produksi ASI sesaat setelah melahirkan, Anda bisa memompa ASI lebih awal.

Dikutip dari Winchester Hospital, mulailah untuk memompa ASI sesegera mungkin saat masih berupa kolostrum.

Selanjutnya, Anda perlu memompa ASI Anda lebih sering setidaknya 8 kali dalam sehari atau konsisten walaupun yang dihasilkan tidak begitu banyak.

Disarankan untuk memompa ASI setiap 2-3 jam sekali di siang hari dan setiap 3-4 jam sekali di malam hari.

Penting bagi Anda untuk bersikap tenang dan tidak terlalu cemas karena kondisi psikologis Anda akan berpengaruh terhadap jumlah ASI yang dihasilkan nantinya.

Walaupun ASI akan lebih mudah dicerna daripada susu formula untuk bayi prematur, susu jenis ini tetap bisa dijadikan alternatif.

Anda bisa memberikan susu formula ketika produksi ASI memang tidak memungkinkan untuk diberikan kepada bayi.

Namun, susu formula yang diberikan untuk bayi prematur haruslah berdasarkan rekomendasi dari dokter Anda.

2. Menyusui bayi prematur dengan alat bantu

Bayi prematur yang baru saja lahir, di usia kandungan 34 minggu misalnya, belum memiliki kemampuan untuk mengisap ASI dari payudara ibu.

Ini merupakan salah satu dari ciri-ciri bayi prematur.

Meskipun tidak bisa menyusui bayi prematur secara langsung, si kecil tetap bisa mendapatkan asupan ASI secara rutin.

Bayi prematur membutuhkan alat bantu seperti selang yang dipasangkan pada hidung atau mulutnya yang akan mengalirkan ASI langsung ke lambung.

Selain itu, Anda juga tetap bisa menyusui bayi prematur tanpa harus memompa ASI lebih dahulu dengan menggunakan selang laktasi.

Selang ini akan menghubungkan puting susu yang mengeluarkan ASI langsung kepada bayi Anda.

Alat bantu ini akan membantu bayi prematur untuk terbiasa menyusu secara langsung dari payudara Anda nantinya.

3. Menerapkan teknik kangaroo mother care (KMC)

KMC atau metode kangguru sangat dianjurkan bagi bayi yang lahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah.

Metode yang menjadi salah satu perawatan bayi prematur ini juga dapat meningkatkan harapan hidup bayi prematur dan bayi dengan berat lahir kurang dari 2 kg.

Hal ini disebabkan karena metode kangguru dapat mengontrol suhu tubuh bayi hingga mengurangi risiko infeksi.

Selain itu, yang terpenting pada proses menyusui bayi prematur yaitu metode ini dapat membantu bayi menyusui secara langsung dan meningkatkan pemberian ASI.

Cara menyusui bayi yang lahir kurang bulan pada metode kangguru juga bisa disebut kangaroo nutrition.

Teknik ini dapat dilakukan dengan memasukkan bayi ke dalam baju ibu dan diletakkan tepat di bagian dada sehingga kulit ibu langsung bersentuhan dengan kulit bayi.

Bayi sebaiknya tidak memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya.

Posisi bayi kemudian diamankan dengan kain pengikat atau kain panjang sehingga bayi tidak jatuh ketika ibu bergerak.

Perawatan metode kangguru sebaiknya dilakukan secara bertahap dan terus-menerus.

4. Posisi duduk untuk menyusui bayi prematur di rumah

Posisi menyusui bayi prematur akan sangat berbeda dengan posisi menyusui bayi yang lahir dalam usia normal.

Bayi prematur lebih mudah mengantuk saat menyusu dan refleks isap yang belum baik.

Beberapa bahkan belum cukup kuat untuk bisa mendapatkan asupan susu dalam jumlah banyak.

Cobalah posisi menyusui dengan mendudukkan bayi pada pangkuan Anda, bukan menggendongnya.

Topang dengan erat bagian kepala dan bahunya dengan salah satu tangan yang jarang Anda gunakan.

Sementara itu, tangan yang lain yang kerap digunakan untuk beraktivitas bisa digunakan untuk menopang dagu atau pipi bayi Anda.

Jika bayi prematur mendapatkan asupan ASI secara eksklusif, dokter biasanya menganjurkan Anda untuk makan makanan yang mengandung banyak multivitamin dan zat besi.

Baca juga: https://hypnobirthingsurabaya.com/2021/04/28/labu-siam-untuk-busui/

Yuk follow instagram kami untuk mendapatkan informasi seputar akupuntur, promil, bumil, dan busui:

https://www.instagram.com/hypnobirthing_surabaya/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
hi,
ada yang bisa dibantu ?