Diare Saat Hamil Tua

Bagaimana jika diare dirasakan saat trimester tiga dimana terjadinya diare saat hamil tua? Diare selama trimester ketiga tidak jarang terjadi dan lebih mungkin terjadi saat Ibu mendekati hari persalinan. Ini bisa menjadi tanda bahwa persalinan sudah dekat, dan itu bisa terjadi tepat sebelum persalinan atau beberapa minggu sebelum persalinan. Jika Ibu mengalami diare saat hamil tua, bukan berarti bayi akan lahir segera, jadi Ibu tidak perlu khawatir. Ini hanyalah cara beberapa tubuh wanita mempersiapkan persalinan yang akan dimulai di beberapa titik.

Cara Mengatasi Diare

Sebagian besar kasus diare akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Perhatian utama diare adalah tetap terhidrasi. Pastikan Ibu minum banyak air, jus, dan cairan lainnya seperti kaldu dalam sup untuk rehidrasi diri sendiri dan mengganti elektrolit yang hilang dari tubuh. Air akan membantu mengisi kembali cairan yang hilang, jus akan membantu mengisi kembali kadar kalium  dan kaldu akan membantu mengisi kembali natrium.

Selain itu, hindari makanan yang dapat memperburuk diare, seperti produk susu, segala sesuatu yang tinggi lemak atau gula, dan minuman yang mengandung kafein. Selama kehamilan, penting untuk berbicara dengan dokter sebelum minum obat baru. Beberapa bisa berbahaya. Sebuah studi prospektif  tidak menemukan hubungan antara penggunaan loperamide (Imodium) selama trimester pertama kehamilan dan kelainan janin. Imodium adalah obat bebas yang efektif untuk mengobati diare jangka pendek.

Namun, hasil pada studi tersebut tidak merekomendasikan penggunaan obat antidiare difenoksilat-atropin (Lomotil) atau bismut subsalisilat (Pepto-Bismol) selama kehamilan. Hal itu dikarenakan Lomotil dapat membahayakan janin pada  trimester kedua dan ketiga. Pepto-Bismol dapat meningkatkan risiko berat badan lahir rendah, perdarahan neonatal, dan kematian perinatal.

Lebih lanjut, seorang wanita hamil harus menerima perawatan medis segera jika mengalami salah satu dari gejala berikut:

Tinja yang mengandung darah atau nanah

Diare yang berlangsung lebih dari 48 jam

Tinja encer dalam periode 24 jam

Demam 102°F (39°C) atau lebih tinggi

Sering muntah

Sakit parah di rektum atau perut

Gejala dehidrasi, seperti urin gelap, haus, mulut kering, merasa pusing, atau buang air kecil lebih jarang

Selain memastikan agar Ibu tidak terdehidrasi dengan mengonsumi makanan yang bernutrisi, Ibu perlu memastikan untuk istirahat yang cukup. Pilihlah bantal hamil yang nyaman agar istirahat semakin berkualitas. Saat menyusui, pastikan pula Ibu berada di posisi ternyaman. Ibu bisa gunakan bantal yang nyaman selama menyusui.

Baca juga: https://hypnobirthingsurabaya.com/2021/09/13/diabetes-saat-hamil/

Yuk follow instagram kami untuk mendapatkan informasi seputar akupuntur, promil, bumil, dan busui:

https://www.instagram.com/hypnobirthing_surabaya/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
hi,
ada yang bisa dibantu ?